Postingan

Tidak semua manusia boleh ditipu oleh syaitan dari pintu yang sama.

  Ada orang yang kelemahannya adalah harta ,  Ada orang yang kelemahannya adalah takhta ,  Ada orang yang kelemahannya adalah perempuan ,  Ada orang yang kelemahannya adalah buang masa didepan komputer untuk komen perkara yang tidak bermanfaat , hantam orang sana , hantam orang sini. Kenali diri kamu , dimana kelemahan kamu.  Tutup pintu itu agar Syaitan tidak masuk ke pintu itu kerana Syaitan akan mengkaji setiap kelemahan yang ada pada diri kamu – Habib Ali Zainal Abidin Al Hamid @thedakwahstudent🌸🍃

Habib Ali Zaenal Abidin Abu Bakar Al-Hamid-

 _Lakukanlah satu pekerjaan yang ringan dan mudah, tapi ganjarannya sangat besar di sisi Allah. Iaitu tidak menyakiti hati manusia lain malah memberikan kebahagiaan kepada mereka🍃_ -Habib Ali Zaenal Abidin Abu Bakar Al-Hamid- _<khamisquote🌼>_

FOKUSLAH BERIBADAH DAN JANGAN KHAWATIRKAN REZEKIMU*❗

 * 🎙️ Al-'allamah Ibnul Qayyim rahimahullah ta'ala berkata, "فرِّغ خاطرك للهمِّ بما أُمِرت به،  ولا تشغله بما ضُمِن لك،  فإنَّ الرِّزق والأجل قرينان مضمونان، فما دام الأجل باقيًا، كان الرِّزق آتيًا." “Fokuskan pikiran anda untuk bertekad melakukan apa yang diperintahkan kepada anda (kewajiban-kewajiban agama). Dan jangan menyibukkan diri dengan apa yang sudah dijamin untuk anda (rezeki dunia). Karena rezeki dan kematian adalah dua hal yang selalu menyertai dan pasti terjamin. Selama hayat masih dikandung badan, rezeki itu pasti akan tetap datang.”  📓 [Al-fawaid 57]

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu]

 المخلص لربه كالماشي على الرمل ؛ لا تسمع خطواته ولكن ترى آثاره (جامع العلوم والحكم ٣٠٢) Orang yang ikhlas karena Rabb nya itu ibarat orang yang berjalan di atas pasir, tak terdengar derap langkahnya namun bekas tapak kakinya tampak mata [Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu]

Makruf Al-Karkhi rahimahullah

Makruf Al-Karkhi rahimahullah#1  إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا فَتْحَ عَلَيْهِ بَابَ الْعَمَلِ وَأَغْلَقَ عَنْهُ بَابَ الْجَدَلِ وَإِذَا أَرَادَ بِعَبْدٍ شَرًّا أَغْلَقَ عَلَيْهِ بَابَ الْعَمَلِ وَفَتَحَ عَلَيْهِ بَابَ الْجَدَلِ (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء ٨ / ٣٦١) Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia bukakan pintu beramal dan menuntup pintu debat. Sebaliknya, jika Allah menghendaki keburukan kepada seorang hamba, Dia membuka pintu debat dan menutup pintu beramal baginya Makruf Al-Karkhi rahimahullah#2 إِنَّ مِنْ أَحَبِّ عِبَادِ اللهِ إِلَى اللهِ الصَّبَّارَ الشَّكُورَ الَّذِي إِذَا ابْتُلِيَ صَبَرَ وَإِذَا أُعْطِيَ شَكَرَ (حلية الأولياء ٢ / ٢٠٠) Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang paling cintai adalah mereka yang paling bersabar dan yang paling bersyukur, jika diuji bersabar dan jika diberi bersyukur [Mutharrif bin Abdillah rahimahullah]

Maimoen Zubair.

 8 Nasehat Syaikhina KH. Maimoen Zubair yg menggetarkan hati. 1. ”Ora kabeh wong pinter kuwi bener” (Tidak semua orang pintar itu benar) 2. “Ora kabeh wong bener kuwi pinter…” (Tidak semua orang benar itu pintar) 3. “Akeh wong pinter ning ora bener…”(Banyak orang yang pintar tapi tidak benar) 4. “Lan akeh wong bener senajan ora pinter…”(Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar) 5. “Nanging tinimbang dadi wong pinter ning ora bener, Luwih becik dadi wong bener senajan ora pinter…” (Daripada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun tidak pintar) 6. “Ono sing luwih prayoga yoiku dadi wong pinter sing tansah tumindak bener.” (Ada yang lebih bijak, yaitu jadi orang pintar yang senantiasa berbuat benar) 7. “Minterno wong bener..kuwi luwih gampang tinimbang mbenerake wong pinter…” (Memintarkan orang yang benar .. itu lebih mudah daripada membenarkan orang yang pintar) 8. “Mbenerake wong pinter kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.” (Membenarkan...

TIGA HAL YANG MENYEDIHKAN!.

  ثلاثة اشياء من الحزن ~رجل لم يدخل المسجد الا جنازته ~امرءة لم تغطی عريتها الا عند كفانها ~رجل لم يسبق صدقة الا عند مايكون فی قبره الصدقة العائلية علی اسمه. 1). Lelaki yang tidak pernah masuk masjid, Kecuali jenazahnya. 2). Seseorang wanita yang tidak pernah menutupi auratnya, Kecuali ketika dikafankannya. 3). Seseorang yang tidak pernah mau sedekah, Kecuali ketika keluarganya bersedekah atas namanya di alam kubur. (Guru Mulia Al Imam Sayyiddil Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz).